KopDar KAGAMA Tangerang Selatan

Cerita Jumat Ketiga Belas
(catatan harian kegiatan KopDar KAGAMA Tangerang Selatan)
oleh Umi Gita

Jumat yang ketiga belas di tahun 2011.

Banyak orang yang bilang, entah darimana statemen ini berasal bahwa
hari jumat yang ketiga belas ataupun jatuh di tanggal tiga belas itu
akan membawa sial bagi kehidupanmu.

Tapi so whaaat gitu loh?! Yang jelas di agenda saya sudah tertulis
satu kegiatan yang ingin saya lakukan, yaitu KopDar KAGAMA Tangerang
Selatan jam tujuh malam di rumah makan Pondok Selasih di daerah Alam
Sutera.

Jumat jam empat sore saya sudah lirak-lirik jam dan situasi ruang
kerja. Saya bener-bener berniat untuk pulang tepat waktu jam setengah
lima sore untuk bisa ikut KopDar KAGAMA Tangsel. Ketika saya mau
beranjak pulang, tiba-tiba kehebohan terjadi….
PENGUMUMAN MENDADAK LIBUR CUTI BERSAMA TANGGAL 16 MEI 2011 dengan dikeluarkannya SKB Tiga Menteri.

Yaiks! Kemudian saya ditahan atasan saya untuk membuat surat edaran
mendesak karena pengumuman aneh itu. Kenapa gak dari kemaren-kemaren
sih? Gerutu saya….ruangan kerja saya yang notabene di bagian SDM pun
menjadi ricuh, dari pegawai yang datang, telpon dan handphone
berdering tidak ada habisnya.

Saya sudah ketar-ketir takut tak bisa datang KopDar KAGAMA…dan
akhirnya dengan sekuat tenaga saya kabur jam setengah tujuh malam
ketika saya merasa tugas saya selesai. Sayapun langsung cari ojek
menuju stasisun Tanah Abang dan naik KRL ekspres menuju serpong.

Jarum jam sudah menunjukkan pukul tujuh kurang lima belas malam, dan
KRL ekpres baru akan berangkat.  Duh, bisa kekejar gak nih? batin
saya. Saya pun meng-sms mas THS, memberitahukan bahwa saya masih di
stasiun Tanah Abang dan baru akan menuju Serpong. Tapi tahukah anda
balasannya?
‘Aku muleh yojo…salam go teman2 semuwa yo…’
Gedubrak?! Duhh…trus sopo koncoku?!
‘Mengko kenal mas Anung, mas Irvan, mas Indarto n embuh sopo meneh…ora
papa dewean mengko rak kenal…ngaku wae adine THS.’ Dengan dibarengi
simbole smile yang nggilani banget!
Aku hanya terdiam. Betapa malang nasibku ini. Kemaren KopDar di
Waskita Karya aku harus mengaku adine Mas Komo, sekarang adine mas
THS….duuhhhh duhhh….

Tapi ya sudahlah, aku tetap berusaha melaju menuju Pondok Selasih
dengan diberikan  nomor Hp mas Irvan selaku kordinator acara dari mas
THS. Sempat kepikiran, hmmm…gimana ya nanti disana, kalau gak ada yang
kukenal? Takutnya ntar aku malah jadi anak autis gitu….
Akupun meng-sms mas Irvan menanyakan apakah di tempat sudah ada yang
datang dan siapa saja…mas Irvan pun dengan baik hatinya membalas bahwa
sudah ada sekitar delapan orang baik dari anggota milis dan yang belum
masuk milis.
‘Ditunggu ya.’ Kalimat terakhir sms mas Irvan.
‘Iya mas, ini saya sedang naik ojek.’ Balasku.
Ealah dalah…jebulane naik ojek dari stasiun rawa buntu sampai Alam
Sutera jauh juga ya….ampe bikin mati gaya dah!

Fiuhhh…akhirnyooo sampe jua di Pondok Selasih Alam Sutera.
Dag-dig-dug…jantungku berdegun dengan cepat…piye yo…piye yo…wani rak
melu acara….
Ya sudahlah, nekat sajalah. Seperti kata iklan, GAK NEKAT GAK EKSIS! Hehehe…
Dan ketika kakiku mencapai lantai dua rumah makan itu, tiba tiba
langsung diberi surprise seruan seorang ibu-ibu muda,
“Ya ampun! Nek iki seh enom banget! Seumuran anakku!” pekik Ibu muda
itu ketika melihatku. Akupun terbengong bengong sendiri tapi ya nurut
saja ketika ibu itu mengajakku duduk di sebelahnya, berkenalan dan
menanyakan angkatan tahun berapa.
“Masuk UGM tahun 2004 bu…” jawabku.
“Lho kan bener! Sak umuran anakku…anakku angkatan 2006. Yak ampun ana
sing enom banget melu iki…aku masuk UGM tahun 83 lho!” lanjut ibu yang
ternyata terlihat awet muda dan bernama Anie.
Ternyata ada beberapa orang yang sudah kukenal sebelumnya hasil KopDar
di Waskita Karya, ada Pak Jentot, Mas Anung, dan Mas Indarto.
“Sudarmaji…Gojis…masak gak inget.” Salah satu bapak-bapak menyapaku…oh
iya, inget aku ya…ya…dan sayapun berkenalan dengan Mas Irvan…

Kemudian muncullah Pak Arief Prihantono, Mas Jimmy Mboe dan Simbah
Sudarsono yang sudah tidak asing di belantara milis KAGAMA dan groups
FB KAGAMA juga.

Jam delapan tepat, acarapun dimulai dengan perkenalan diri
masing-masing ke depan. Satu per satu memberitahukan namanya, jurusan
dan angkatannya ketika kuliah dulu, kerja dan tinggal dimana dan tak
lupa status keluarga itu juga menjadi penting.
Mampus gue! Sepertinya gue emang yang paling muda dan masih single!
Batinku…tapi ya sudahlah, ngaku saja dan gak usah malu. Eh ndilalah
ternyata ada juga yang senasib sama diriku ini, sama-sama dari
psikologi juga….namanya mas Syarif…fiuh…untunglah…hehehe….

Setelah perkenalan selesai, kami pun melebur menjadi satu dengan makan
malam bersama. Walaupun waktu sudah menunjukkan jam setengah sembilan
malam, hidangan sea food itu masih terasa enak dengan kebersamaan yang
tercipta.
‘Hayooo…BBnya diletakkan. Tidak ada BB yang dipegang.” Ucap Mas
Indarto mengingatkanku…akupun hanya meringis, soalnya itu BB mas
Gojis, aku kan cuman baca BBM-an dia dengan Pak Sis dan iseng kubalesi
hihihi….

Setelah makan, tiba-tiba mas Irvan nyeletuk, “Umi, kamu nyanyi ya?!”
Whaaaattttt?! What the hell of this?! Wadowwww…suaraku jelek
banget…aku langsung nolak-nolak…tapi entah gimana, dan ada angin apa
yang menghebusku, pas Pak Arief mau nyanyi dan pilihan lagunya adalah
‘Yogyakarta’ dari Kla Project, akupun mau berduet dengan beliau. Tapi,
hasil kolaborasinya masih kaccccaaaauuuuwwww bizanget! Hahaha…
satu persatu KAGAMA-ers pun bernyanyi, mas irvan nyanyi lagu ‘My Way’
nya Frank Sinatra, trus Bu Nenny dan Pak Martin juga berduet lagu
jadul yang aku sendiri gak tahu judulnya. Begitu juga pasangan baru
Pak Arief dan Pak Yaser turut memeriahkan suasana dengan sumbangan
lagunya.

Dalam keriuhan itu, aku sedikit merenung, betapa Gadjah Mada telah
menelurkan banyak orang yang mengagumkan. Setiap kali membaca milis
KAGAMA, setiap kali mengikuti KopDar KAGAMA, kulihat mereka yang
berada dalam almamater Gadjah Mada menunjukkan perjuangannya.
Perjuangan akan hidup, akan pengorbanan bagi Nusantara dan demi
kehidupan yang lebih baik.
Melihat mereka semua, sepertinya aku ini belum ada apa-apanya. Dan
kubahagia berada diantara mereka. Walaupun aku paling muda, namun aku
dihargai dan disayang tentunya…hehehe….
Love You, KAGAMA-ers…

Salam,
Umi Gita

One thought on “KopDar KAGAMA Tangerang Selatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s