Bersama Kagama JATIM Nonton Bareng Timnas Indonesia melawan musuhnya

“Mas, bisa nggak volume tivinya dibesarin”, kataku pada pramusaji Resto Coffee Bean.

“Bentar pak”, jawab sang pramusaji sambil berlalu.

Matakupun terus menatap layar TV 32 inch yang ada di pojok Resto ini. Di belakangku ada rombongan anak muda yang nonton pertandingan pra Piala Duni 2014 ini, tetapi mereka nontonnya setengah hati. Obrolan mereka malah tentang Real Madrid,Ronaldo, Kaka dll.

Sampai babak pertama berakhir,aku masih sendirian saja nonton pertandingan ini. Mbak Des masih di jalan karena harus menghadiri acara pernikahan di tempat lain.

Mas Fajar masih nonton melalui TV Mobilnya, sedangkan mas Jajah entah berada dimana. Menjelang pertengahan turun minum baru mbak Des muncul bersama mas Nazir dan kitapun langsung asyik ngobrol sampai tahu-tahu mas Jajah dan yang lain mulai bermunculan.

Ini memang kopdar dadakan yang diadakan dalam rangka nonton perjuangan TimNas menghancurkan musuhnya. Kebetulan aku ada di Surabaya, sehingga bisa ikutan merasakan kopdar ini.

Gol-gol cantik yang tercipta membuat akhirnya ruangan resto bisa mencair dan penuh dengan teriakan kecewa maupun teriakan kegirangan karena Indonesia kembali mampu menjebol gawang musuh.

Gol kelas dunia dari Nasuha tak pelak lagi menjadi perbincangan kita.

“Jangan-jangan Nasuha sendiri tidak yakin kalau bola yang ditendangnya bisa masuk menggetarkan gawang musuh”, kataku berseloroh.

Bola itu memang melengkung ke atas dan akhirnya melewati kepala penjaga gawang. Siapapun penjaga gawangnya akan kesulitan menangkap bola melengkung seperti tendangan Nasuha itu.

Gol Gonzales di menit-menit awal adalah pemicu kompaknya TimNas meladeni serangan cepat dari musuhnya. Tak terjaga di kotak pinalti membuat Gonzales enak saja memasukkan kulit bundar dengan kepalanya. Sempat membentur tiang gawang tapi bola memantul ke dalam gawang dan 1-0 untuk Tim Merah Putih.

Di akhir pertandingan para penonton dibuat jantungan dengan aksi gila para pemain musuh. Bagaimana tidak, saat musuh hanya bersepuluh, karena salah satu pemain mendapat dua kali kartu kuning, justru Indonesia kecolongan dua gol.

Kalau sempat kecolongan satu gol lagi, maka habislah harapan Tim Merah Putih. Alhamdulillah, berkat doa kita bersama,seluruh rakyat Indonesia, Timnas dapat menyelesaikan pertandingan dengan mengunci angka gol pada bilangan 3 (tiga).

Draw 4-4 artinya Indonesia kembali tersingkir.

“Setelah ini,Indonesia melawan mana lagi mas?”, kata mbak Des padaku.

“Kita masuk babak ke tiga mbak. Musuhnya aku juga gak tahu”, jawabku

“Kalau ketemu Cina, Jepang, Korea dll maka selesailah sudah langkah PSSI menuju Piala Dunia 2014”

Obrolan akhirnya harus diakhiri. Sebelum bubar, maka acara narsis berjamaahpun digelar. Kita saling bergantian difoto bersama dan diakhiri dengan foto otomatis dari cameraku.

Sampai ketemu lagi di kopdar yang akan datang, entah kapan!:-)

Salam sehati

Nonton Timnas Merah Putih bersama Kagama Surabaya
Nonton Timnas Merah Putih bersama Kagama Surabaya

One thought on “Bersama Kagama JATIM Nonton Bareng Timnas Indonesia melawan musuhnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s