The Way of Tea: Tikuan Yin

Tikuan Yin
Bambang Laresolo

Ti Kuan Yin adalah satu jenis teh Oolong yang cukup popular di China.
Aroma wangi teh ini, membuat saya jatuh cinta pada hirupan pertama. Wangi bunga Weiindera penciuman, dan belakangan saya baru tahu kalau aroma tersebut adalah aroma wangi bunga anggrek.

Teh ini memiliki tempat tersendiri di hati saya. Bahkan saya memiliki satu teko khusus untuk menyeduh Ti Kuan Yin.

Menurut legenda China, teh ini merupakan hadiah dari Dewi Kuan Im, seorang Dewi yang disimbolkan dalam sebuah patung, dan merupakan Dewi welas asih.

Teh ini dihadiahkan oleh Dewi Kuan Im kepada Wei, salah seorang petani miskin yang rajin merawat dan memelihara kuil yang terdapat patung Dewi Kuan Im.

Sebenarnya keinginan Wei adalah hendak merenovasi kuil tsb, tetapi karena kemiskinannya, dia hanya mampu memelihara kebersihan kuil tsb.

Karena kesetiannya, Lewat mimpi Dewi Kuan Im Weihadiahkan bibit pohon teh dalam sebuah gua. Bersama-sama orang kampung, bibit tersebut ditanam dan dikembangkan, sehingga teh tersebut menjadi sangat terkenal. Karena keterkenalannya, teh tersebut mampu memberikan kemakmuran kepada warga, dan khususnya Wei dapat merenovasi kuil Dewi Kuan Im.

Ti dalam bahasa China artinya patung. Jadi Ti Kuan Yin, dapat diterjemahkan sebagai teh dari patung Dewi Kuan Yin, dimana di Indonesia lebih lazim disebut sebagai Kuan Im.

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan oleh-oleh teh China dari pelanggan kedai teh saya.

Sekalipun semua aksaranya China, tetapi dari aroma daun teh keringnya saya sudah hapal ini pasti Ti Kuan Yin. Warnanya hijau Jamrud, menandakan teh ini masih fresh, atau dengan kata lain tidak mengalami proses roasting ulang.

Pengalaman saya minum Ti Kuan Yin di restoran China, Ti Kuan Yin warnanya gosong, menandakan teh ini telah diroasting ulang. Warna seduhannya juga coklat. Proses roasting ulang dilakukan untuk teh yang sudah lama atau lewat batas waktu masa penyimpanannya.

Ti Kuan Yin dari ibu Muti, demikian nama pelanggan saya, tampaknya cukup baik. Aroma wangi bunga yang lembut, warna daun teh kering hijau jamrud. Seduhan berwarna kuning keemasan. Teh ini termasuk kategori teh dengan rasa yang lembut, tidak terlalu strong. After taste sedikit manis, menyisakan aroma wangi yang terus menempel di indera penciuman.

Insya Allah Ti Kuan Yin akan saya seduh di acara syawalan 25 September nanti.,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s