The Blame Game

Hari ini, fase engineering untuk proyek yang sedang saya kerjakan mulai masuk masa peak nya. Dimana semua haruslah tidak ada lagi perubahan major sehingga akan mengganggu progress. Namun, ada beberapa hal yang menurut saya menjadi sedikit persoalan yang muncul diantara sesama disiplin, yaitu fase salah mensalahkan. Kenapa? Selain dikarenakan jadwal, ada dari beberapa disiplin yang menghindar bahwa mereka itu lah yang salah dalam memberikan sebuah komen untuk sebuah drawing, dan ini tentu saja fatal akibatnya, bagi kami garis itu bisa bermakna banyak sekali, garis tebal, tipis, arsir maupun garis putus-putus. Maka penting bagi kami untuk bisa membaca garis gambar dengan benar.

++++

Fase salah mensalahkan itu pasti bisa muncul tidak hanya dalam sebuah proyek seperti yang saya temui, namun dari banyak sisi kehidupan yang kita jalani pastilah kita akan menemui hal ini.

Sebuah penelitian di University of Arkansas mengungkap, penyebab utama orang mengalami kelelahan otak adalah kurang tidur. Rasa kantuk bisa mengganggu koordinasi saraf, sehingga fungsi otak mengalami kemunduran yang sifatnya temporer atau sementara.

David Mastin, seorang profesor psikologi yang memimpin penelitian tersebut mengatakan kondisi itu merupakan salah satu efek samping yang ditimbulkan oleh rasa kantuk. Kelelahan otak saat mengantuk membuat orang mudah tersinggung, suasana hati gampang berubah dan suka protes.

“Dampak dari rasa kantuk sangat mengganggu, salah satunya karena membuat otak sulit membuat keputusan yang baik,” ungkap Prof Mastin dalam laporannya yang dimuat di jurnal SLEEP edisi pekan lalu seperti dikutip dari MSNBC, Rabu (20/7/2011).

Nah, selain itu menurut saya pribadi, orang yang pressurized akan cenderung untuk mencari aman, akan tetapi kalau dalam sebuah proyek, kita mempunyai sebuah bukti, maka bukti itu bisa untuk menggantung orang yang cenderung menyalahkan orang lain.

++++

moral of the story ialah: ketika dalam sebuah kegiatan apapun itu kemasannya, ingatlah untuk selalu menyertakan/ mencatat semua bukti supaya bisa memudahkan urusan kita dikemudian hari, dan kita akan aman jika memang kesalahan yang nanti timbul itu bukan karena kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s