Bioengineering : perkawinan ilmu teknik dan biologi untuk kedokteran

Bioengineering : perkawinan ilmu teknik dan biologi untuk kedokteran

Aroem Naroeni

Singapore, 9 Nov 2011

Waktu saya pertama kali tahu bahwa lab saya yang di National University of Singapore masuk ke Fakultas Teknik saya heran dan ngga habis pikir. Ya… Bioengineering adalah Divisi dari Engineering Faculty yang sudah berusia 10 tahun dan saat ini berubah menjadi Department karena semakin berkembang.

Apa yang anda bayangkan waktu dengar kata Bioengineering ? Rekayasa genetika ? Rekayasa Protein ?
Disini saya melihat ternyata Bioengineering adalah perkawinan antara teknik dan biologi.

Mempelajari kalau penyempitan pembuluh darah yg menyebabkan stroke dan jantung karena berkurangnya elastisitas di daerah percabangan pembuluh darah. Bagaimana mengukur elastisitas dan meningkatkan elastisitas.

Kerusakan jaringan syaraf otak yang menyebabkan dementia, bagaimana memperbaikinya. Bayangkan jaringan2 syaraf itu besi-besi penyangga bangunan bagian mana yang harus dilas dan disambung… Begitu juga dengan bioengineering bagaimana menyambung jaringan syaraf yang rusak itu dengan tentu saja bahan untuk mengelasnya adalah sel yang hidup. Dengan menggunakan partikel atau material yang halus (nano mungkin?) dan pada material ini sel dapat tumbuh dan disetir pertumbuhannya untuk menjahit jaringan-jaringan syaraf, kerusakan jantung, dan lain-lain.  Hmmmm bukannya kedokteran akan banyak terbantu dengan itu ?

Saya membuat anda pusingkah ?
Ya… Berharap saja semoga semua itu sedikit demi sedikit menjadi kenyataan!

Salam
Aroem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s