Bersama Kagama JATIM Nonton Bareng Timnas Indonesia melawan musuhnya

“Mas, bisa nggak volume tivinya dibesarin”, kataku pada pramusaji Resto Coffee Bean.

“Bentar pak”, jawab sang pramusaji sambil berlalu.

Matakupun terus menatap layar TV 32 inch yang ada di pojok Resto ini. Di belakangku ada rombongan anak muda yang nonton pertandingan pra Piala Duni 2014 ini, tetapi mereka nontonnya setengah hati. Obrolan mereka malah tentang Real Madrid,Ronaldo, Kaka dll.

Sampai babak pertama berakhir,aku masih sendirian saja nonton pertandingan ini. Mbak Des masih di jalan karena harus menghadiri acara pernikahan di tempat lain.

Mas Fajar masih nonton melalui TV Mobilnya, sedangkan mas Jajah entah berada dimana. Menjelang pertengahan turun minum baru mbak Des muncul bersama mas Nazir dan kitapun langsung asyik ngobrol sampai tahu-tahu mas Jajah dan yang lain mulai bermunculan.

Continue reading